Sirkus

Sejak kecil aku dan kamu selalu menyukai sirkus. Kita selalu membujuk orangtua kita untuk pergi ke sirkus beramai-ramai. Sampai kita telah menginjak usia remaja pun, kita masih suka ke sirkus, bedanya, hanya berdua saja🙂

Ketika sebuah sirkus hadir di lapangan dekat rumah, pasti kita datang, padahal kita pun sudah tau trik-trik ataupun atraksi yang dilakukan oleh para pemain. Tapi, kita selalu suka dengan riuh penonton ketika seorang badut berhasil berjalan dengan satu roda, atau beberapa orang berhasil berjalan menyebrang diatas titian tali. Lalu dulu kamu sering membelikanku permen lollipop atau gulali lalu kita duduk dan membicarakan segalanya tentang yang kita lihat tadi di tenda sirkus.

Aku selalu suka sirkus.
Aku suka warna warni tendanya, aku suka gemerlap kostum yang dikenakan para pemain, aku suka gelak tawa penonton, aku pun suka melihat tingkah laku binatang yang lucu-lucu. Aku suka sirkus. Dan aku suka ketika aku pergi ke sirkus bersama kamu.
Tapi dikala hujan, pengunjung sirkus sungguh sepi. Awalnya terlihat raut wajah para pemain sirkus yang sedih, lalu melihat ke sekeliling bangku penonton. Tetapi raut wajah mereka bisa seketika ceria karena itu yang harus mereka lakukan untuk tetap memberikan pertunjukkan yang baik untuk penonton yang ada. Mereka sudah mengerti ketika hari hujan, pasti pengunjung tidak sebanyak biasanya. Walau bagaimanapun, aku selalu menyempatkan diri datang ke pertunjukan sirkus, kecuali hujan deras dan petir tentunya yang bisa menghalangiku🙂

Kini, kamu telah pindah rumah. Rumahmu telah ditempati oleh penghuni baru. Beberapa kali aku melewati rumahmu, yang ada hanyalah memori indah ketika aku datang kerumahmu untuk memanggilmu bermain. Dan ketika di lapangan itu kembali digelar pertunjukan sirkus, aku masih suka datang, walaupun sendirian, dan membeli gulali, tapi aku tetap datang. Lalu aku menunggu sampai pertunjukan itu selesai. Semua itu aku lakukan hanya untuk memenuhi rasa inginku untuk mengenangmu. Bahwa ditempat inilah kita pernah bersama-sama melihat berbagai pertunjukan, dan ditempat inilah kita pernah melihat aktivitas para pemain sirkus sampai selesai.

Ditempat ini, aku pun melirih,,
Aku … kangen kamu🙂

I’ve taken the same ride too many times.
I could fall asleep in the loop.
I know the clowns wipe the fake, makeup smiles off their faces once the show is done.
I know the lions sleep in cages at night.
I know the tightrope walkers have blisters on their feet.
I know the ringmaster doesn’t believe in what he yells to the crowd anymore.
I know the strongman, isn’t as strong as he once was.
I know the candy floss has always been, just sugar and air.
You are the only reason I come back here every night.
— I Wrote This For You —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s