Kota yang sama

Saat aku bilang,
“Hey, disini hujan loh! Ada gumpalan awan abu-abu yang mirip bunga kol, dan barusan dia berkilat-kilat!”,
dan saat itu pula kamu bilang,
“Disini juga hujan, dan aku pun melihat awan yang sedang kamu bicarakan, sungguh jelas. Kita berada dalam jarak yang tidak sejauh biasanya. Hanya saja, aku masih belum bisa meraihmu saat ini, sweety. Maafkan aku”

Fiuh, saat aku dan kamu berada tepat di kota yang sama, masih saja ada alasan untuk tidak bertemu. Alasan yang tidak terbantahkan memang, soal kerjaan. Ketika waktu itu kamu cerita bahwa kamu akan ditugaskan untuk pergi ke kota ini, aku sungguh senang, tandanya kita bisa menyempatkan diri untuk bertemu, walaupun sebentar.

Memang sih waktu itu kamu bilang,
“Aku gak janji, sweety. Lagipula aku kesana karena ada tugas yang harus segera aku selesaikan, dan ketika semua selesai, aku harus kembali ke kota aku”


Tapi entah perasaan yang terlalu membuncah ketika tahu bahwa kita akan begitu dekat, sangat dekat, mungkin aku sudah tidak mempergunakan logika dan tidak menerima segala alasanmu tentang sulitnya pertemuan kita. Hingga sampai pada waktunya, aku dihadapkan pada kenyataan bahwa memang kita benar-benar tidak bisa bertemu. Bayangkan saja, berada di kota yang berbeda denganmu saja sudah cukup membuatku jenuh dengan hubungan ini, sudah terlalu lama kita menjalankan long distance relationship. Hanya suaramu saja yang dapat ku dengar, hanya beberapa chatting serta sharing info saja yang mungkin menemaniku saat malam tiba. Kamu terlalu sibuk, dear! Kamu seperti tidak terjamah olehku. Entah ini namanya egois atau bukan, tapi aku tidak hanya ingin dengar suaramu saja, aku tidak ingin hanya melihat kata-katamu lewat tulisan-tulisan di messenger. Aku ingin kamu .. disini .. dekat .. lebih erat, mendekapmu dan merasakan kehangatan yang sudah lama tidak kurasakan.

And yes, you’re in my head, but it doesn’t make you here!

Tidak lama kemudian, sebuah pesan muncul,
Sweety, aku usahain nanti saat semua kerjaanku selesai, kita bisa ketemuan ya🙂 Project aku disini sekitar 3 hari, setelah itu, aku pasti menyempatkan untuk kerumah kamu🙂 Just wait for me, sweety! I do miss you a lot. Don’t think too much about us, we’re gonna be fine, trust me🙂

5 thoughts on “Kota yang sama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s