Sebuah kenangan

Dahulu kita duduk berdua nikmati lemon tea dan indahnya sunset dipelukanmu

Tapi kini ku duduk sendiri slalu menanti dan berharap cintaku kan kembali

Sunsetku oh sunsetku andai dia tau cintanya slalu di hatiku

Sunsetku oh sunsetku andai saja dia mengerti cintaku ini tak kan berhenti

Sunset – The Nouva

Mendengar lagu Sunset dari The Nouva, band indie Bogor, selalu mengingatkan saya pada masa-masa MOS SMA. Sekitar tahun 2002, saya harus menjalani serangkaian tugas-tugas dari kakak OSIS selama satu minggu. Dalam satu minggu itu, saya diharuskan dikuncir dua lengkap dengan pita, berponi ala Betty La Fea, membawa tas kardus dan sampe sekolah tidak boleh lebih dari jam 6 pagi, oia, satu lagi, dilarang dianter sampe depan sekolah, hanya diperbolehkan dianter sampe depan perumahan aja, yang mana masih sekitar 2km lagi sampe sekolah. Selanjutnya boleh dilanjutkan dengan angkot lain.

Masa-masa MOS yang pada saat itu memang sangat menderita, kemana-mana berpenampilan kuncir dua dan poni Betty La Fea dan berbaju SMP. Oh ya, for your information, kalian inget kan sama telenovela Betty La Fea? Seorang wanita yang poninya dilipat-lipat lalu di hairspray sehingga terlihat kaku? Sekarang saya mungkin ingin sedikit membuka “aib”, dulu rambut saya panjang, dan poni saya sama panjangnya dengan rambut, karena ngga mau potong poni, jadilah saya berdandan ala Betty La Fea yang asli, poni dilipat dan di hairspray selama seminggu. *sigh* Berangkat setiap hari jam 5.20 karena tidak ingin dihukum karena sampe sekolah telat.


Masa-masa MOS yang membosankan sekaligus masa-masa yang seru. Mengejar kakak-kakak OSIS untuk dimintai tandatangannya. Ada yang langsung saja memberikan tandatangan ada pula yang memberikan suruhan apapun baru memberikan tandatangan. Atau ketika olahraga tiba, karena waktu itu lagi jaman-jamannya film Meteor Garden, jadilah kita olahraga dengan berbagai lagu dari OST Meteor Garden itu.

Hal yang paling seru adalah display MOS. Berbagai ekskul ditampilkan, teater, taekwondo, basket, baseball softball, pecinta alam, paskibra, tenaga dalam, paduan suara dan lainnya. Penampilan paling seru tentunya dari teater. Teater Genta SMAN 2 Bogor memang sering ikut dalam berbagai ajang lomba, dan mereka sungguh kreatif dalam menata panggung, menata pakaian dan aktingnya jangan ditanya lagi, total banget. Paduan suaranya pun keren banget.

Hmm, bukan tiieee namanya kalo gak pernah badung😀 Dulu saya pernah satu kali males pake poni, jadilah hari itu saya ngga menjalankan ritual menata poni seperti biasa. Ternyata eh ternyata, pas setelah upacara, saya dan yang lainnya yang melakukan kesalahan, dihukum untuk menyapu lapangan, lalu diberikan sebuah tanda, rafia hitam di tangan kiri. Satu rafia = satu kesalahan. Mungkin dapat disebut, sebuah tanda memalukan, karena setiap orang tau, bahwa kita habis melakukan kesalahan. Sungguh rasanya ingin mesem-mesem ketika melihat ada seorang teman yang udah banyak banget dapet rafia hitam di tangan kirinya, duh pasti dia badung banget deh😀

Ehh, belum sampe disitu cerita soal badung. Entah kenapa, oleh DH – Dewan Harian (posisi jabatannya diatas PJ – Penanggung Jawab Kelas dan OSIS lainnya) kelas saya kelas 1-4 disuruh keluar dan masuk “penjara”. Sebuah ruangan di pojok sekolah yang dinamakan penjara ini adalah sebuah kelas untuk menghukum keseluruhan siswa MOS jika dalam satu kelas banyak melakukan kesalahan. Sepertinya saya memang masuk ke kelas yang anak-anaknya banyak melakukan kesalahan😀 Disana kita disuruh berdiri, sambil menutup mata, dan teriakan dimana-mana. Ya kita semua dimarahin. Tapi tentu saja tidak ada kekerasan disana, hanya dimarahin dan diteriak-teriakin aja sambil DH nya mukul-mukul meja pake panggaris dan mukul-mukul papan tulis pake sapu. Ah, itumah biar suasana semakin dramatis aja. But, seriously, waktu itu deg-degan banget. Sampe ada adegan yang kedengerannya ada tamparan, tapi pasti ngga beneran nampar.

Setelah seminggu berakhir, kelas MOS akan dihadapi dengan penutupan akbar MOS yang bertempat di perkemahan Cibodas. Setiap kelas harus mempertunjukkan sesuatu. Lalu setiap harinya kita disibukkan dengan mempersiapkan tarian sederhana dengan lagu Dulu – Bunglon. Kita, yang sudah memakai seragam SMA, setelah selesai sekolah langsung kumpul dengan anak-anak 1-4 untuk latihan.

Sampai pada akhirnya kita naik truk ABRI menuju Cibodas. Lalu disana disediakan 3 tenda pleton ABRI, satu untuk seluruh siswa wanita, satu untuk seluruh siswa laki-laki, dan satu khusus untuk guru. Malamnya semua kelas menampilkan kebolehan masing-masing. Setelah acara selesai, bagi yang ingin tetap di depan api unggun ya silakan, bagi yang ingin kembali ke tenda ya silakan. Disitulah mulai dinyanyikan lagu Sunset – The Nouva. Kita semua nyanyi-nyanyi rame-rame, kita tau karena pas MOS emang sering dinyanyiin, dan karena memang lagu Sunset itu adalah lagu dari salah satu personil bandnya yang sekolah di SMAN 2 Bogor.

Keesokan harinya baru diadakan trekking dengan jalur-jalur yang sudah ditandai dengan pita merah, lalu pada setiap pos setiap tim akan melewati games yang ada, jika gagal, diharap mengambil ranting-ranting yang ada di sebelah pos, lalu diserahkan di pos selanjutnya. Ternyata hukuman karena gagal di games sebelumnya adalah, menyerahkan ranting yang tadi kita ambil, dan minuman kita diambil sebotol.

Jarak trekking yang jauh, games-games yang bikin baju kotor dan muka cemong-cemong sungguh ngga buat kita lemes, cape atau apalah, kita semua seneng banget dan trekking diakhiri dengan renungan, memejamkan mata, mendengarkan sunyi senyapnya hutan. Sungguh perjalanan yang menyenangkan.

Ah, Sunset ini selalu mengingatkan saya pada semua kejadian-kejadian bahkan yang kecil sekalipun pada waktu saya SMA.,

4 thoughts on “Sebuah kenangan

  1. Pingback: Cibodas, here we go!
  2. Pingback: Cibodas, here we go! | Bisikan Senja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s