Pesan yang tertunda

7.45pm

Aku masih berkutat dengan hiruk pikuk kota Jakarta. Walaupun di sisi yang lain, aku sangat menikmati pemandangan obelisk terbesar yang ada di kota ini, lengkap dengan kerlap kerlip lampu taman. Ah, indahnya.
Malam semakin larut, kendaraan berjalan merayap. Padat. Sendiri saja aku menumpang pada taksi yang kebetulan menyalakan radio, dan lagu-lagu mellow pun terdengar. Sesekali sang pengemudi taksi mengajakku berbicara, dan di kali lainnya, hanya suara radio saja yang terdengar.

Aku ngantuk.
Sesaat aku memejamkan mata. Kubiarkan pengemudi taksi menjalankan tugasnya dalam hening.
Tak berapa lama, lalu aku membuka mataku, melihat suasana kota Jakarta di malam hari, melihat suasana para karyawan yang masih berada di jalan raya ini menuju rumah masing-masing. Entah kenapa, di kepalaku terlintas .. kamu.

8.10pm

“heyhooo … apa kabar?”

Aku menuliskan pesan itu di editor pesan. Lalu, nyatanya, setelah aku menuliskan pesan itu, jariku malah dengan fasih mengetikkan nomor kamu. Yak, 12 digit nomor kamu. Karena memang akhirnya aku tidak pernah menyimpannya, dengan alasan aku tidak ingin melihat namamu di list contacts ponselku. Mendengar namamu dan melihat namamu, sudah mampu membuat hatiku berdegup cepat tak beraturan.

Sesaat setelah aku selesai mengetik, aku tidak semerta merta menekan tombol kirim, aku hanya diam, bergeming, berfikir, dan entah kenapa bukan tombol kirim yang aku tekan, tapi tombol cancel. Sigh!
Aku pun tak mengerti, rasa apa yang menyebabkan aku sendiri memilih tombol cancel daripada tombol kirim. Mengapa rasa itu lebih kuat daripada sekedar mengirimkanmu pesan yang sangat singkat.

Hmm,
Mungkin aku punya jawabannya. Aku hanya tidak ingin sebentar-sebentar melihat ponselku dengan harapan aku mendapatkan pesan balasan darimu.

Dan,
Mungkin saja, jika aku mengirimkan pesan itu padamu, kamu sudah melupakanku. Jadi biarlah rindu ini aku simpan saja. Sampai akhirnya terkubur. Dalam. Dan tersimpan begitu saja di dasar hatiku.

5 thoughts on “Pesan yang tertunda

  1. heyhoooooooooooooo pie kabare???

    “…Aku hanya tidak ingin sebentar-sebentar melihat ponselku dengan harapan aku mendapatkan pesan balasan darimu.” =>>> gimane mau dibales neng, dikirim aje belom,,, padahal dia disana juga nungguin sms dari u, yang ga ada kabarnya ada didunia mana.. ga ada kabarnya kamu dimana? sama siapa? semalam berbuat apa? (lho koq jadi lagu miss u band bgini!!!)…

    Tapi dia positif thingking koq.. Sambi menugggu jawaban dari ratu ” Aku baik-baik saja…”

    Gimana skripsinya? pasti dah nyampe Bab III yak? Ato jgn2 dah sampe Bab IV??

    • kan maksutnya, ga pengen sms terus nanti dibalesnya lama, jadi ngeliatin hape terus ngarep dibales, eh ujung2nya ga ada balesan. makanya mending ga sms. gitu ceritanya diatas teh😀
      haha aneh yak ceritanya😀

  2. ah..manis nya…i was there..hope this is fiction.but if it is real, i sincerely pray that after the long wait you’ll eventually get to where i am now…take care,dear🙂 btw, bout your comment on someone’s quote, that’s a nice comment made by single 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s