Secarik doa untukNya


Tanpa sengaja kubaca sebuah notes temenku yang berisi doa. Penggalan ini yang sangat kusukai,

Ya Allah yang tercinta..

Gantikanlah yang telah hilang

Tumbuhkanlah kembali yang telah patah

Walaupun tidak sama dengan dirinya

Ya Allah ya Tuhanku..

Pasrahkanlah aku dengan takdirMu

Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan adalah yang terbaik buatku

Karena Engkau Maha Mengetahui segala yang terbaik buat Hamba Mu ini

Ya Allah..

Cukupkanlah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku

Di dunia dan di Akhirat

Dengarlah rintihan dari hamba Mu yang dhaif ini

Amin ya Rabbal Alamin

Lalu kubaca sekali lagi, dan setiap kubaca lalu kuamini. Iya, kumohon padaNya untuk menggantikan yang telah hilang, dan menumbuhkan kembali yang telah patah. There’s someone for everyone, it’s just a matter of time, aku selalu mengingat kata2 itu. Sebuah kata yang pernah tertulis dari mba Dev. Aku mempercayainya dan bahkan suatu saat, seekor ulat yang untuk sebagian orang menjijikan pun nantinya akan menjadi seekor kupu-kupu yang indah. Just a matter of time.

Namun time doesn’t heal jika aku terus memikirkan sesuatu yang telah hilang dan patah tadi. Terus mencari mengapa bisa hilang dan patah, terus memikirkan mengapa akhirnya aku sendiri merasa hilang dan patah. Seharusnya aku mulai berfikir, bahwa sesuatu yang hilang itu benar-benar terasa hilang ketika kita memang merasa hal itu hilang, bukan benar-benar hilang kan? Ini hanya masalah persepsi.

Meniadakan hal yang sebenarnya memang tak ada.

Atau meng-ada-kan hal yang sebenarnya tak ada?

Melihat sekumpulan doa tadi, dan aku kembali berdoa, membaca kata demi kata keseluruhan doa, tidak hanya penggalannya saja. Sekali lagi, atau berkali-kali lagi agar Dia mendengar doaku.

8 thoughts on “Secarik doa untukNya

  1. Tambahin ya..

    Ya Allah…
    Seandainya telah Engkau takdirkan Dia bukan milikku
    Bawalah ia jauh dari pandanganku
    Luputkanlah ia dari ingatanku
    Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
    dan peliharalah aku dari kekecewaan

    Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
    Berikanlah aku kekuatan
    Melontar bayangannya jauh ke dada langit
    Hilang bersama senja nan merah
    Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

    Sebenernya buat diriku hanya ada satu kata kuncinya,, Ikhlas
    Ikhlas adalah kunci dari segalanya,,
    Sebesar apapun kekecewaan yang kita alami, jika kita sudah ikhlas dengan sepenuh hati, Insyaallah akan dimudahkan segala jalan untuk menarap hari-hari baru meski digantikan dengan yang lebih baik (menurut-Nya).

    Namun satu kata tadi (ikhlas) bukanlah perkara yang mudah, tak semudah mengucapkan kata maaf walau kadang kita terpaksa mengucapkan kata maaf tersebut. Tapi ikhlas tidak berlaku seperti itu..

    GBU

    • amiiinn🙂
      masih belajar ilmu ikhlas, karena memang betul tidak semudah yang hanya sekedar diucapkan .. (kaya di film kiamat sudah dekat ya :D)

      “Gantikanlah yang telah hilang
      Tumbuhkanlah kembali yang telah patah”

      Bagaimana yang hilang dapat diganti jika aku pun belum benar-benar paham apa yang hilang.
      Bagaimana yang hilang dapat dikatakan telah hilang jika aku pun sebenarnya belum pernah memilikinya.
      Namun aku dapat merasakan ada sesuatu yang patah. Sayangnya aku tidak tau pasti apa yang patah.
      Hanya saja, ada sesuatu yang patah.

      lalu,
      “Bawalah ia jauh dari pandanganku
      Luputkanlah ia dari ingatanku
      Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
      dan peliharalah aku dari kekecewaan”🙂

  2. Amiin.

    Sekedar mengingatkan, selain doa ikhlas di akhir, mari kita doa apa yang kita inginkan. Karena, Tuhan memang pasti mengerti apa yang kita inginkan, tapi kita kadang-kadang belum/tidak mengerti.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s