Baca itu seru, lho! :)

Sejak kecil saya sudah suka membaca. Entah itu membaca setiap plang toko-toko yang saya temui saat di perjalanan, atau belajar membaca melalui flash card, sampai berlangganan majalah Bobo. Saya kurang terlalu suka komik, kalo ada ya dibaca, kalo ngga ada ya ngga nyari atau pengin beli. Waktu itu koleksi saya hanya terbatas pada majalah Bobo dan serial Cerita Rakyat. Dari mulai Cerita Rakyat Betawi (Nyai Dasima, Si Pitung, dll), Cerita Rakyat Keong Mas, Cerita Rakyat Situ Bagendit, Cerita Rakyat Bantul Yogyakarta, dan lainnya. Sayangnya koleksi itu sekarang entah ada dimana. Karena dulu saya tidak punya rak buku khusus untuk menyimpan koleksi itu. Hanya disimpan bersamaan dengan buku-buku lainnya. Mungkin saja sudah ditumpuk dalam satu kardus lalu dibuang, atau dibagi-bagikan, atau malah sudah rusak, entahlah😀

Kebiasaan membaca buku ternyata masih bertahan sampai sekarang. Hingga saya sudah tidak berlangganan majalah Bobo karena adik saya sudah beranjak Sekolah Menengah Pertama waktu itu, jadi sudah tidak ada bacaan rutin lagi dirumah. Kalau saya dan adik mau baca, ya pergi ke Gramedia untuk membaca gratis. Beruntung di Gramedia ada beberapa buku yang sudah dibuka bungkus plastiknya, jadi kami bisa nebeng baca disitu😀 Kalau ke Gramedia, adik saya cenderung pergi ke rak komik, tapi ya ndak pernah beli sih, mbaca aja. Hihi..

Saya ngga ingat buku apa yang pertama kali saya beli. Kalau beli buku, saya ngga pernah minta beliin, karena itu bukan buku pelajaran. Ngga enak aja mintanya😀 Jadiii, kalo mau baca dan punya buku sendiri, ya ngumpulin uang buat beli. Sampai akhirnya saya menyukai novel bergenre Metropop terbitan Gramedia Pustaka Utama. Sejak itu saya sering beli buku bergenre Metropop. Walaupun ngga semua buku-buku metropop sreg di hati sih, jadi ya milih-milih juga. Selain itu saya menyukai genre sastra ala Dewi Lestari atau Fahd Djibran, genre komedi ala Ninit Yunita, Adhitya Mulya, Raditya Dika, Pidi Baiq, dll.

Sekarang, rak buku saya sudah penuh, buku sudah menumpuk dimana-mana. Hampir setiap bulan setidaknya saya mbeli buku satu biji. Ngga pernah maksain harus beli satu per bulan sih, milih-milih juga mana yang sekiranya memang patut dibeli dan mana yang mungkin hanya gelap mata saja, hihi. Selain rak buku yang ada dirumah, saya juga menyimpan daftar koleksi buku saya di Goodreads Tiieee. Disitu saya bisa menentukan nama-nama rak yang saya inginkan, saya bisa memberikan rating, review, disitu pula bisa melihat secara keseluruhan berapa halaman yang say abaca per tahunnya, berapa buku yang sudah saya baca per tahunnya, melihat grafik rak mana saja yang lebih banyak saya miliki, dsb.

Penampakan Goodreads - Favourite shelf

Penampakan Goodreads - Favourite shelf

Punya goodreads itu menarik. Bisa share buku, bisa juga lihat rating buku menurut pendapat para member goodreads🙂

Jadi, buku apa yang sudah kamu baca hari ini? Mana yang menurutmu paling menarik?

2 thoughts on “Baca itu seru, lho! :)

  1. aku lg baca metode research, belok kiri jalan terus (tentang tulisan, musik dan film yg rada2 ke kiri2an alias menganut paham Marxism dan sejenisnya , ini buku keren ! *eh), komik Kungfu Boy, hutan jati dan kemakmuran rakyat, ringkasan disertasi, pidato pengukuhan profesor, dan kembali mengulang2 anak2 mama alin-nya bubin LantanG. Favorit saya ? masih lah tulisan bubin

    *buset itu komen sungguh,,😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s