Macaroon!

Eh, gue punya sesuatu buat lu.

Apaan?

Ada deeehhh, besok aja ya!! :))

Huuuuu..

Bahagia itu sederhana. Sesederhana sebuah senyuman di pagi hari. Sesederhana sebuah text message dengan ucapan, “have a nice day!”, atau hanya sekedar masih bisa bangun di pagi hari, dan mengucap syukur. Bahagia itu sederhana, jika saja saya, kamu, masih menganggap dengan sederhana pula bahagia bisa didapat. Tidak perlu rumah mewah, tidak perlu harta yang melimpah, tidak perlu kolam uang Paman Gober, karena masyarakat yang tinggal di kawasan perang pun masih dapat bahagia karena masih bisa bangun dari tidurnya dan mendapati dirinya masih hidup dan masih dapat melihat keluarganya. Ya, sesederhana itu jika saya, kamu, masih ingin menganggap bahwa secara sederhana bahagia bisa didapat🙂

Ah, cukup saja intermezzo yang saya buat. Hari ini saya sedang bahagia. Bukan karena mendapati sebuah text message romantis di pagi hari, bukan pula mendapati sebuah buket bunga di depan pintu yang bisa mengawali ceria hari ini, ah, maaf, mari kembali ke dunia nyata.

Seorang teman, tiba-tiba saja mengirimkan pesan singkat di malam sebelumnya. Bahwa dia akan memberi saya sesuatu, tetapi nampaknya masih rahasia. Hingga akhirnya pagi ini, saya mendapatinya memberikan sebuah kotak. Dari tulisan diatasnya, saya sudah dapat menerka, apa isinya.

Nih, buat elu.

Ihhhhh, Macaroons!!

Udah sana masukin tas.

Ini … buat gue? Apa entar ada tagihannya nih?

Jangan sampe gue berubah pikiran ya. Udah masukin aja.

Aaaaaa, akhirnya, Macaroons!!!!

Bakerzin

Bakerzin

Ya ya, sebut saja saya norak. Karena mendapatkan kudapan kecil seperti ini saja seperti seorang anak kecil yang kemarin merengek minta es krim, lalu baru hari ini bisa menikmatinya. Sebut saja saya norak, kudapan kecil nan mahal seperti ini memang belum bisa saya beli sendiri (karena emang di Bogor gatau dimana beli Macaroon :)) ), tapiiii pagi iniiii, on Monday Morning, saya bisa menikmati Macaroon!

Macaroons!!

Macaroons!!

Nah, pada tau Macaroon gaaakk?

Macaroon

Macaroon

Kalo kata Wikipedia sih kaya gini,

macaroon (/mæk??ru?n/ mak-?roon) is a type of light, baked confection, described as either small cakes or meringue-like cookies depending on their consistency. The original macaroon was a “small sweet cake consisting largely of ground almonds”[1] similar to Italianamaretti.

The English word macaroon and French macaron come from the Italian maccarone or maccherone. This word is itself derived from ammaccare, meaning crush or beat,[2] used here in reference to the almond paste which is the principal ingredient.

Most recipes call for egg whites (usually whipped to stiff peaks), with ground or powdered seeds, generally almonds or nuts. Alternatively, coconuts, a seed, can be used. Almost all call for sugar. Macaroons are sometimes baked on edible rice paper placed on a baking tray.

Nah, pokonya katanya begitu lah ya, sekilas baca-baca sih buatnya itu agak susah, bisa-bisa adonannya malah ngga karuan. Karena tekstur Macaroon itu sendiri luarnya agak crunchy tetapi didalamnya soft banget, cenderung melty. Hmm, yummy deh pokonya. Hanya saja, ini kudapan manis sekali. Jadi, mun di bahasa sunda mah urang nyebutna “giung”. Terlalu manis. Jadi banyak-banyak juga minum air putih ^^

Tekstur

Tekstur

Dan yak, mariii menikmati Macaroon lagiiiiii ^^

Macaroon yang kunikmati dari Bakerzin, kalo gugling sih harganya sekitar 8000 mungkin ya, ndak tau sih ndak nanya temen yang ngasi😀 malahan di Maca Express di Kemang harganya per pcs itu 10000, wah, kecil tapi mahal ya.. Tsk! Tapi alhamdulillah bisa nikmatin gratisan, hihi.

4 thoughts on “Macaroon!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s