The Sun Rises

“@viatumblr: Forgetting doesn’t heal, forgiveness does. It may be hard to forgive, but sometimes it’s needed so that you can move on.”

Move on.
Seperti filosofi salmon, dia terus bergerak, berpindah menuju tempat tujuan dengan gigihnya. Seperti filosofi air, dia selalu mengalir melewati bebatuan yang menghalanginya. Seperti filosofi gravitasi bumi, membuat kita pada akhirnya terhempas dengan tanah setiap kita terbang.
Move on.

Mencoba lupa? Rasanya tidak mungkin. Melumpuhkan ingatan? Juga tidak. Seseorang haanya bisa menguburkan kenangan dalam-dalam, dan tidak berusaha menggalinya dengan cara apapun, sesekali ziarah tak mengapa, tapi tak perlu digali kembali bukan?
Semua kenangan memang letaknya ada dihati terdalam, siapapun yang pernah merasakan jatuh, pada akhirnya akan menemukan rasa patah. Entah mengapa untuk sebuah rasa yang paling indah bernama cinta, harus disebut jatuh cinta(?).

Beberapa minggu lalu, sahabat gue, Ra, baru cerita soal move on, gue pikir, move on dari apa, atau dari siapa? Sepertinya lagi ga ada masalah apa-apa juga karena Ra emang udah jarang banget cerita ke gue. Ya gue pikir hidup dia so far baik-baik aja. Ternyata ada hal yang dia pendam selama ini, udah itungan bulan, kurang lebih sejak dua bulanan yang lalu. “Jenuh”, ujar Ra. Loh padahal dia selalu keliatan baik-baik aja, bahagia-bahagia aja, apa gue yang kurang peka? :)) Hmm, ternyata dia mulai observasi sendiri, investigasi hatinya sendiri dan monitoring keadaan sendiri. Tanpa ikut campur tangan orang lain, sampai akhirnya pada satu keputusan. Bergerak🙂

Nyatanya dalam hidup memang ada yang tiba-tiba bertemu karena saling menemukan, ada pula yang tiba-tiba berhenti karena telah selesai mencari. Tidak pernah ada yang salah dalam sebuah keputusan.

Then God works in a different ways, Ra bilang, “someone popped out from some land, which I admired once upon a time :D”. Gue cuma bisa bilang, “there, ketika mungkin kalian sama-sama hilang arah, Tuhan mempertemukan dalam persimpangan ini, saling menemukan dan mudah-mudahan cerita lu selalu bersambung, ngga ada ending, dan ngga pernah nemu kata tamat”

“I hope so. Saat ini aku kaya salmon, mulai ingin bergerak, Jo. Kearah dia :)”

2 thoughts on “The Sun Rises

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s