Unexpected Little Trip: KR Cibodas

“Cerita sebelumnya”

Yap, start dari tol sentul, menuju Gadog. Setelah itu, perjuangan nanjak menanjak  dan meliuk-liuk dimulai. Tak lupa membeli perbekalan untuk disana. Ah, sudah lama sekali sejak terakhir kali berada di kawasan Puncak. Udara dingin sepoi-sepoi, jauh dari hingar bingar kota. Udaranya sungguh segar, beda dengan udara yang setiap hari kita hirup di tengah kota sana, apalagi bagi mereka yang banting tulang di Kota Jakarta. Indah sekali rasanya bisa hide away get away melipir ke kaki gunung sesaat. Bukan hanya untuk Shinta yang sedang galau, tapi buat saya dan mr. H juga, agar otak kita lebih fresh. Setelah menempuh sekitar 2jam lebih perjalanan, karena tentu saja macet di tol Jagorawi, akhirnya sampai juga kita di Kawasan Cibodas, termasuk didalamnya Kebun Raya Cibodas, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Perkemahan Cibodas. Alhamdulillah, saya telah mengarungi ketiga tempat tersebut. Hanya satu hal yang belum, benar-benar naik ke puncak gunung Gede-Pangrango😀

Siang itu kita mencari parkiran mobil diluar dekat pasar, sempat bertanya pada satpam katanya didalam engga ada parkiran mobil. Kita tidak ingin membawa mobil ke dalam, alasannya kita benar-benar ingin jalan-jalan. Sudah lama sekali sejak terakhir saja ke Kebun Raya Cibodas, sudah lupa juga didalamnya bentuknya seluas apa. Setelah parkir lalu kita membeli makan untuk makan siang didalam. Pas masuk baru beberapa langkah, ternyata ada parkiran dekat kantor LIPI, ah sudahlah, sudah kepalang parkir mobil dekat pasar dibawah sana, hahaha.


Tujuan utama kita, sungai di Taman Sakura, memang Sakura tidak mekar di bulan Mei ini, sayangnya. Tapi setidaknya kita bisa merendam kaki di air yang dingin sekali, sekedar melepas lelah. Tak kuat menahan lapar, saya langsung membuka nasi bungkus yang tadi sudah dibeli di dekat pasar. Mencari tempat duduk di pinggir sungai, merendam kaki, sambil makan nasi goreng hangat itu rasanya, huah, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata! Sambil makan, engga lupa foto-foto. Hal wajib yang harus dilakukan. Tapiiii sayangnya saya lupa nge-charge iPod, huhu. Jadinya cuma ngandelin DSLR aja.

Setiap kita pindah tempat, pasti foto-foto dan mr. H jadi fotografer pribadi andalan hahaha. Jangan kapok ya dear :p We’re soooo happy at that day!

Ternyata Kebun Raya Cibodas itu luas banget haha, dudul. Didalem juga ternyata banyak parkiran, lain kali kalo kesitu lagi, pasti kita akan mempersiapkan segalanya dengan matang.

Pemandangannya keren banget, rumputnya ijooo, cemara kuningnya juga bagus warna kuning kehijauan yang cerah banget. Ah, bikin mata jadi fresh!

Setelah foto-foto sana sini, menjelang magrib kita keluar dari Kawasan Cibodas, lalu mampir At Ta’awun untuk sholat Isya, dan sesi curhat dilanjutkan sambil makan mie rebus sampe jam setengah sembilan malam, baru kita turun, hahaha. Pertama kalinya ngendarain mobil ke Puncak, malahan pulangnya malem, sungguh nekat😀

Shinta, inget ya pesan-pesan dari mr.H, mudah-mudahan engga galau lagi. Ditunggu update selanjutnya😀 dan semoga kita bisa ngetrip sederhana lagi kaya gini.. See ya!






One thought on “Unexpected Little Trip: KR Cibodas

  1. perjalanan naik mobil ke Cibodas itu : SAMA SEKALI BUKAN TRIP SEDERHANA WAHAI !
    #gaksante
    sepedaan dong, nah itu baru lumayan sederhana hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s